Wayne Rooney berharap putra kandungnya meneruskan sejarah dan reputasi baiknya dalam mengolah si kulit bundar.
Sebagaimana lumrahnya impian tiap pesepakbola, begitulah juga seorang Wayne Rooney berharap putra kandungnya meneruskan sejarah dan reputasi baiknya dalam mengolah si kulit bundar. Belum lama ini, salah satu anak laki-laki legenda Manchester United itu, Kai Rooney baru saja merampungkan  kesepakatan dengan Setan Merah.

Kai yang masih berusia 11 tahun akan masuk akademi muda Manchester United. Dengan harapan yang membuncah serta wajah yang berseri-seri, Kai yang didampingi langsung oleh Rooney dan istrinya Coleen tampak bahagia dan memamerkan jersey nomor 10 nya - nomor yang sama yang dikenakan Rooney selama kariernya yang gemerlap di Old Trafford.

Sebagai ekspresi penuh bangga, mantan kapten Inggris itu mengunggah gambar keluarga kecil itu dan menulis caption di Instagram: "Hari yang membanggakan. Kai menandatangani kontrak dengan Manchester United. Teruskan kerja keras Nak."



Tak mau ketinggalan, istri Rooney, Coleen ikut menambahkan: "Malam yang istimewa, selamat Kai. Aku mencintaimu dan aku sangat bangga padamu. Teruslah berusaha yang terbaik."

Meneruskan Jejak Sang Ayah

Hanya ada satu Rooney di dunia ini. Ya, dialah Wayne Rooney, legenda sepak bola dan bintang terbaik yang pernah bersinar di bawah sorot lampu Old Traffod. Selama 13 tahun Rooney berkhidmat untuk Manchester United, kariernya merentang antara 2004-2017, dan sejak tahun 2014, ia mengambil alih ban kapten klub dari Nemanja Matic.

Rooney adalah pencetak gol terbanyak klub dengan rekor 253 gol dalam 559 penampilan dan ia telah memenangkan 12 trofi utama untuk Setan Merah, termasuk lima gelar Liga Premier dan Liga Champions pada tahun 2008. Ia dianggap sebagai salah satu pemain terbaik di generasinya.

Di usianya yang ke-35 tahun Rooney saat ini masih aktif bermain sekaligus jadi asisten pelatih untuk klub divisi Championship yakni  Derby County.

Sejak mengambil alih The Rams pada akhir November yang lalu, Rooney sejauh ini membawa klub itu tidak terkalahkan, dengan dua kemenangan dan empat kali seri dalam enam pertandingannya.

Tak ada yang meragukan kemampuan Rooney, dan kini hanya soal waktu apakah putra tertuanya yang baru saja bergabung dengan akademi Manchester United, Kai Rooney bisa mengikuti jejak ayahnya itu.

Jelas itu merupakan beban sekaligus tantangan besar bagi bocah 11 tahun itu, kelak ia akan bermain dalam bayang-bayang nama besar ayahnya sendiri. Mampukah dia?