Dokter FIFA Meninggal Saat Kerusuhan di Laga Nigeria vs Ghana

"Ada yang bilang korban kekerasan. Tapi, sumber lain menyebut serangan jantung."

Biografi | 31 March 2022, 14:07
Dokter FIFA Meninggal Saat Kerusuhan di Laga Nigeria vs Ghana

Libero.id - Kerusuhan suporter yang terjadi setelah Nigeria gagal lolos ke Piala Dunia 2022 akibat ditahan imbang Ghana di Abuja ternyata memakan korban. Seorang dokter FIFA yang bertugas sebagai operator doping ditemukan meninggal dunia. 

Nigeria gagal lolos ke Qatar setelah dalam pertandingan yang menentukan hanya meraih hasil imbang 1-1 dengan Ghana. Seluruh suporter tuan rumah yang memenuhi stadion berlari masuk ke lapangan dan membuat kerusuhan tak terduga setelah peluit akhir. 

Kerusuhan itu harus dibayar mahal. Selain fasilitas stadion yang rusak, ternyata ada korban meninggal. Sosok yang kurang beruntung itu adalah Joseph Kabungo. Dia adalah dokter FIFA asal Zambia, yang sedang mendapatkan tugas sebagai operator tes doping. 

Presiden Asosiasi Sepakbola Zambia (ZAF), Andrew Kamanga, tidak mengungkapkan penyebab kematiannya. Mereka sedang mencoba menyelidiki karena berita yang muncul simpang siur. Ada yang menyebut sebagai korban kekerasan. Tapi, beberapa sumber lain menyatakan serangan jantung.

"Kami mencatat bahwa terlalu dini untuk memikirkan penyebab kematiannya. Tapi, kami akan menunggu laporan lengkap dari CAF dan FIFA tentang apa yang sebenarnya terjadi," kata Kamanga, dilansir Daily Mail.

"Dia adalah anggota yang berdedikasi dan dicintai secara luas dari komunitas sepakbola kami. Pengaruhnya sangat besar. Dia juga menjadi bagian dari tim pemenang Piala Afrika 2012. Kematiannya adalah kehilangan besar karena Dr Kabungo adalah teman dan orang kepercayaan bagi banyak generasi pemain serta keluarga mereka," ungkap Kamanga.

"Dia adalah salah satu tokoh sepakbola Zambia yang luar biasa, yang mengibarkan bendera Zambia di acara sepakbola global. Kita semua harus belajar dari teladan keunggulannya dan merayakan warisannya dengan melahirkan lebih banyak administrator sepakbola Zambia yang bekerja keras," beber Kamanga.

Adegan buruk terjadi setelah peluit akhir dibunyikan saat para pendukung Nigeria menyerbu lapangan dan menghancurkan lapangan mereka sendiri. Para penggemar tuan rumah bentrok dengan polisi, yang menembakkan gas air mata dalam upaya untuk menyingkirkan mereka.

Pendukung Ghana kemudian dipindahkan ke lapangan setelah beberapa dari mereka dilaporkan diserang di tribun. Dan, para pemain tamu terpaksa lari mencari perlindungan setelah dilempari botol.

(mochamad rahmatul haq/anda)

Baca Berita yang lain di Google News




  • 0%Suka
  • 0%Lucu
  • 0%Sedih
  • 0%Kaget

Opini

(500 Karakter Tersisa)

Artikel Pilihan




Daun Media Network