Kenalkan Antonio Silva, The New Ruben Dias

"Berikut kelebihan Silva yang membuat Real Madrid dan Man United tertarik."

Biografi | 13 October 2022, 22:26
Kenalkan Antonio Silva, The New Ruben Dias

Libero.id - Akademi Benfica telah menghasilkan beberapa pemain top selama beberapa dekade, seperti Bernardo Silva, Joao Felix, Ruben Dias, Renato Sanches, dan Joao Cancelo.

Walau akademi itu menunjukkan sedikit tanda-tanda melambat, tim asal Portugal itu memenangkan Liga UEFA usia muda musim lalu. Mereka mengalahkan Red Bull Salzburg dengan skor 6-0 di final.

Seperti halnya semua tim akademi yang hebat, tantangannya adalah mengetahui waktu yang tepat untuk mempromosikan setiap pemain ke tim senior. Ini menjadi sebuah tantangan yang dikritik oleh mantan manajer Jorge Jesus karena dia tidak menerimanya selama bertugas.

Namun, segalanya telah berubah musim ini, di mana Roger Schmidt sekarang bertanggung jawab dan bersedia memberikan kesempatan kepada pemain muda ketika ada kesempatan.

Kesempatan seperti itu terjadi pada Agustus 2022. Ketika krisis cedera di pos pertahanan, maka Antonio Silva yang berusia 18 tahun masuk untuk melakukan debut seniornya.

Kurang dari dua bulan kemudian, Silva menjadi pilihan utama skuad Schmidt. Silva bahkan menjadi pemain penting di Liga Champions dan dikaitkan dengan beberapa klub terbesar di dunia sepak bola.

Awal mula Silva menekuni dunia sepak bola saat dia pergi ke kota kelahirannya, Viseu, dan pada usia 11 tahun setelah berpindah-pindah ke beberapa klub lokal. Dia memiliki potensi untuk menjadi seorang pemain profesional.

Dia masuk akademi Sporting CP pada beberapa kesempatan di balik minat dari Porto untuk mengontraknya, tetapi penggemar masa kecil Benfica itu pada akhirnya memilih klub yang ada di hatinya.

Semuanya tidak berjalan mulus, karena Silva terpaksa pindah kembali ke Viseu untuk waktu yang singkat. Namun, pada saat dia mencapai pertengahan remaja, dia merasa nyaman tinggal di Lisbon.

Di atas lapangan, dia tampil luar biasa. Dia mendapatkan debutnya untuk Benfica U-23 tak lama setelah ulang tahunnya yang ke-17 dan menjadi kunci dalam kemenangan Youth League musim lalu.

Silva bermain setiap menit di kompetisi itu dan menyumbang gol penting dalam kemenangan babak 16 besar atas Midtjylland.

Setelah membuat beberapa penampilan untuk tim B Benfica di divisi kedua sepak bola Portugal, Silva diperkirakan akan menghabiskan musim 2022/2023 untuk mempelajari keahliannya di level itu.

Tetapi, ketika Schmidt hanya memiliki satu bek tengah senior yang fit, Nicolas Otamendi, untuk pertemuan timnya dengan Boavista pada 27 Agustus, Silva mendapat panggilan untuk maju mengisi kekosongan tersebut.

"Antonio berusia 18 tahun, tetapi ketika Anda melihatnya di lapangan, dia tidak terlihat seusia itu," kata Schmidt setelah salah satu penampilan awal Silva.

"Sudah jelas di pra-musim bahwa dia adalah pemain berbakat dan dia sudah menjadi pemain profesional yang mampu menahan tekanan bermain untuk tim utama Benfica. Dia telah menunjukkannya berkali-kali musim ini."

Walau klub raksasa Portugal itu tidak memiliki kedalaman yang besar dalam hal penyerang tengah berpengalaman, namun Silva dapat menguji dirinya ketika membantu timnya bersaing di grup Liga Champions yang berisi Paris Saint-Germain dan Juventus. Dia mampu melawan klub terbaik Eropa.

Dengan postur tinggi 188 cm, fisik Silva sangat ideal untuk berada di posisinya untuk memenangkan banyak duel udara dan clearance penting.

Antisipasinya tentang kapan harus masuk dan membuat intersepsi luar biasa untuk pemain seusianya, dan selama minggu-minggu awal karier tim utamanya, dia secara teratur memadamkan serangan dengan intervensi yang tepat waktu.

Dia juga sangat nyaman saat menguasai bola, di mana kemampuan passing menengah hingga panjangnya merupakan bagian yang menonjol dari permainannya.

Satu hal yang mungkin perlu dia pikirkan adalah masalah disiplinnya, karena dia tidak ingin mendapatkan reputasi sebagai pembuat masalah potensial.

Ini mungkin menjadi perbandingan dasar untuk menyebut bahwa Silva akan mengikuti jejak Ruben Dias. Silva dapat meninggalkan Benfica untuk menjadi bintang di salah satu dari liga top Eropa.

Silva menyebut bintang Manchester City itu sebagai pahlawannya, bahkan mengenakan jersey bernomor punggung 66 (momor punggung Dias) saat masuk ke jajaran pemain senior di Estadio da Luz.

“Saya sangat mengagumi Ruben,” kata Silva kepada CNN. “Dia mulai bermain di sini dan melihat semua hal yang telah dia capai di Manchester City dan juga di Benfica.”

Dias sangat terkesan dengan penampilan Silva, di mana laporan di Portugal mengklaim bahwa mantan bintang Benfica itu menghubungi klub untuk meminta jersey yang ditandatangani remaja tersebut.

Silva juga menyebut Virgil van Dijk dan Antonio Ruediger sebagai panutan, dan tentu saja ada aspek permainannya, terutama saat bola berada di kakinya yang menggemakan nama-nama bintang tersebut.

Penampilan Silva telah membuat dirinya mendapat panggilan di timnas Portugal untuk Piala Dunia nanti, di mana banyak sekarang yang melihatnya sebagai mitra jangka panjang yang potensial untuk Dias di tim nasional.

"Saya tidak mengatakan bahwa dia harus dipanggil ke Piala Dunia," kata mantan bek Benfica dan Portugal, Helder Cristovao, dalam sebuah wawancara baru-baru ini.

“Tetapi apa yang akan saya katakan adalah, pada tingkat perkembangannya dan mengingat tingkat penampilannya, dia menjadi pilihan yang nyata untuk Piala Dunia di Qatar."

"Dia adalah pemain yang memberi sinyal kepada pelatih, dan kami tidak boleh takut untuk melewatkan beberapa langkah. Jika dia melanjutkan dengan tingkat perkembangan ini, dia memiliki semua kemampuan untuk masuk ke dalam skuad."

Real Madrid dikabarkan sedang memantau kemajuannya, sementara Manchester United dilaporkan mengirim pengintai untuk mengawasinya beraksi melawan PSG. 

Namun, upaya mereka terganjal satu masalah. Silva dikabarkan telah menandatangani kontrak lima tahun pada September dengan klausul rilis sebesar 87,6 juta pounds (Rp 1,3 triliun). 

Jika dia bisa mempertahankan performa bagusnya, maka perang penawaran untuk membawanya dari Benfica bisa menjadi salah satu bek tengah terbesar yang pernah ada. 

(diaz alvioriki/yul)

Baca Berita yang lain di Google News




  • 0% Suka
  • 0% Lucu
  • 0% Sedih
  • 0% Kaget

Opini

(500 Karakter Tersisa)

Artikel Pilihan


Daun Media Network