AC Milan dan Arsenal Berebut Jasa The New Xabi Alonso

Berita | 31 July 2020, 12:39
AC Milan dan Arsenal Berebut Jasa The New Xabi Alonso

Untuk sementara AC Milan masih yang terdepan. Harganya juga relatif murah karena Espanyol terdegradasi.

Libero.id - Gelandang muda milik Espanyol, Marc Roca kini telah menjadi perbincangan hangat setelah ia mampu tampil impresif sepanjang musim ini meski harus rela terdegradasi bersama klubnya.

Roca yang berposisi sebagai seorang gelandang bertahan nyatanya tidak hanya memiliki kemampuan dalam menggagalkan serangan lawan, lebih daripada itu ia mampu menjadi orkestra di depan para pemain bertahan.

Roca bukan sosok gelandang yang hanya mengandalkan kekuatan fisik untuk bertarung di lini tengah, ia lebih modern dengan mampu melakukan distribusi bola ke depan dengan sangat baik layaknya seorang playmaker.

Atribut itulah yang membuat pemain berusia 23 tahun itu disejajarkan dengan kemampuan seorang mantan juara dunia bersama timnas Spanyol, Xabi Alonso.

Sama seperti Alonso, Roca juga dibekali kemampuan umpan jauh yang ciamik diiringi dengan visi yang luar biasa sehingga mampu dalam sekejap merubah situasi dari bertahan ke menyerang.

Kemampuan itulah yang membuat Roca kini digandrungi oleh sejumlah klub top Eropa seperti AC Milan dan Arsenal yang secara terang-terangan meminati jasa sang gelandang.

Apalagi di akhir musim ini, Espanyol harus rela turun kasta setelah hanya mengoleksi 25 poin sepanjang musim ini.

Meski timnya terdegradasi, sepanjang musim ini Roca mampu tampil gemilang dengan catatan 44 penampilan di semua ajang.

Tentu suatu kehormatan dapat disandingkan dengan pemain sekaliber Xabi Alonso apalagi keduanya sama-sama berasal dari Spanyol, namun jika ia ingin menyamai atau melebihi sang legenda maka yang harus dilakukan adalah angkat kaki dari Espanyol.

Pemain sekaliber Roca tentu akan sangat disayangkan apabila hanya bermain di kasta kedua Liga Spanyol, ia harus memilih antara AC Milan atau Arsenal, atau mungkin dibenaknya justru ingin bertahan di Espanyol?

Jika ia memiliki AC Milan, maka ia bakal bersaing dengan seorang Ismail Bennacer yang tampil begitu apik sepanjang musim ini, apalagi ia dinobatkan sebagai pemain terbaik di Piala Afrika lalu.

Belum lagi masih ada seorang Frank Kessie yang sejak kedatangan Stefano Pioli kembali menemukan sentuhan magisnya sebagai seorang gelandang bertahan.

Pilihan yang mungkin terbaik bagi Roca adalah hengkang menuju Arsenal yang memang sedang butuh seorang gelandang bertahan modern yang bukan hanya bertugas sebagai "tukang jagal" saja.

Arsenal memang sudah memiliki seorang Lucas Torreira, namun sepertinya pemain Uruguay tersebut belum memenuhi ekspektasi Mikel Arteta.

Sempat tampil gemilang di musim perdananya bersama Arsenal, Torreira justru melempem di musim keduanya, bahkan setelah Arteta datang ia seperti tak lagi dibutuhkan.

Torreira memang piawai dalam memotong arus serangan lawan, tapi ia tidak cukup bagus sebagai gelandang bertahan sekaligus orkestra di depan para pemain bertahan.

Tipikal Roca tentu jauh lebih komplit dari apa yang dimiliki Torreira sehingga jika Roca memutuskan bermain untuk the Gunners musim depan nampaknya tak akan kesulitan menembus tim utama.

Apalagi Arsenal kini dibesut seorang Mikel Arteta yang juga berasal dari Spanyol, tentu antara Roca dan Arteta akan terjalin komunikasi yang baik.

Arteta sendiri memang sangat mengidam-idamkan sosok gelandang bertahan modern yang tidak hanya kuat dalam bertahan saja, melainkan juga piawai dalam mengontrol permainan sekaligus menjadi orkestra dalam skema build up serangan.

Meski telah memberi sinyal ketertarikan baik AC Milan dan Arsenal, Roca sendiri sepertinya masih belum memutuskan tentang masa depannya.

Kini sang orkestra yang berposisi sebagai gelandang bertahan itu sedang berada di persimpangan jalan, apakah bertahan dan setia dengan Espanyol atau memilih salah satu diantara AC Milan atau Arsenal? Semua akan terjawab seiring berjalannya waktu.






Artikel Terkait

Artikel Terpopuler