Membandingkan Statistik AC Milan Musim Ini, dengan dan Tanpa Ibrahimovic

Analisis | 01 August 2020, 14:19
Membandingkan Statistik AC Milan Musim Ini, dengan dan Tanpa Ibrahimovic
Kredit: transfermarkt.com

Dia menjadi orang yang mengubah nasib AC Milan.

Libero.id - Paruh kedua Serie A musim 2019-2020, penyerang jangkung Zlatan Ibrahimovic kembali merumput di San Siro, ini kali kedua bagi Ibra, setelah sebelumnya pernah berseragam AC Milan pada 2010-2012.

AC Milan sengaja mendatangkan kembali Ibrahimovic ketika lini depan I Rossoneri tumpul dan pemain asal Swedia itu dirasa masih cukup energi untuk urusan menjaringkan bola ke gawang lawan.

AC Milan berada di urutan ke-12, ketika Ibrahimovic belum datang.

Setelah diboyong dari LA Galaxy, tak lama kemudian Ibrahimovic melakukan debut keduanya bersama AC Milan. Pemain berusia 38 tahun ini mulai dimainkan sebagai pengganti dalam pertandingan melawan Sampdoria di San Siro, sayangnya Milan hanya mampu bermain imbang 0-0.

Setelah pertandingan tersebut, Ibrahimovic mengamankan tempatnya di starting line up, dia mencetak sembilan gol dan memberi lima assist, torehan itu sekaligus membuat Ibra mencatatkan rekor baru, dia adalah pemain pertama yang mengantongi 50 gol  lebih di Serie A untuk dua kesebelasan yang berbeda, yakni AC Milan dan rival sekota mereka, Inter Milan.

Ibrahimovic jadi pemain dengan  menit bermain sedikit tetapi rasio golnya menunjukan tanda, Ibra belum habis. Sejauh ini dari semua klub yang pernah dibela nya, Ibrahimovic telah mencetak lebih dari 500 gol.

"Orang-orang mengatakan bahwa saya sudah tua dan lelah, mereka keliru, saya baru saja melakukan pemanasan," katanya setelah mencetak dua gol melawan Torino.

Melihat penampilannya yang masih impresif, Ibrahimovic dikabarkan menandatangani kontrak baru di AC Milan. Dia memilih untuk terus berlaga. Itu artinya AC Milan akan membawa Ibra melewati ulang tahunnya yang ke-39.

Libero.id telah melihat statistik AC Milan di Serie A, cara ini dilakukan semata untuk membandingkan catatan AC Milan dengan dan tanpa aksi Ibrahimovic di atas lapangan hijau.  Sulit untuk berdebat dengan angka-angka setegas di bawah ini :

Ketika Ibrahimovic belum datang :
Pertandingan: 22
Menang: 8 kali
Seri: 6 kali
Kalah: 8 kali
Memasukkan : 25
Kemasukan : 30
Rasio menang: 36,4%
Poin per game: 1,4
Rata-rata gol : 1.1
Rata-rata kemasukan: 1.4

Ketika Ibrahimovic datang:
Pertandingan: 15
Menang: 10 kali
Seri: 3 kali
Kalah: 2 kali
Memasukkan : 35
Kemasukan : 18 
Rasio menang: 66,6% 
Poin per game: 2,2
Rata-rata gol : 2.3
Rata-rata kemasukan: 1.2

Catatan itu sekaligus menghantarkan AC Milan ke posisi 6 klasemen akhir, meski bukan capaian yang membanggakan, mengingat sejarah dan nama besar AC Milan, tetapi mereka masih bisa bermain di Liga Eropa. Menarik untuk menyaksikan lebih lanjut, seberapa besar peranan Ibra dalam mengangkat kembali performa AC Milan yang terseok-seok.






Artikel Terkait

Artikel Terpopuler