Kisah Bos Spotify, Daniel Ek, Ternyata Penggemar Berat Arsenal Sejak 1991

Biografi | 28 September 2021, 18:12
Kisah Bos Spotify, Daniel Ek, Ternyata Penggemar Berat Arsenal Sejak 1991
Daniel Ek

"Rumornya, dalam proses tawar-menawar membeli saham Arsenal."

Libero.id - Miliarder asal Swedia, Daniel Ek, yang merupakan pendiri aplikasi Spotify ternyata penggemar fanatik Arsenal. Bahkan, dia berniat mengakuisisi The Gunners, dan telah meminta bantuan Thierry Henry, Dennis Bergkamp, hingga Patrick Vieira untuk sama-sama mengurus klub.

Kecintaan Daniel pada Arsenal bukan baru satu atau dua tahun belakangan. Dia telah menjadi pernggemar The Gunners sejak berusia 8 tahun, atau tepatnya pada tahun 1991. Ketika itu, Daniel mengidolakan Anders Limpar, pemain Arsenal yang berasal dari negaranya, Swedia.

Lahir dan dibesarkan di sebuah distrik di pinggiran Stockholm bernama Ragsved, Daniel telah tumbuh menjadi Gooners sejati. Dan, semuanya terungkap ketika pada 2018 dia membuat sebuah tweet menyusul kemenangan 4-1 klub kesayangannya atas Crystal Palace.

"Saya telah menjadi penggemar Arsenal sejak 1991 (Anders Limpar). Tapi, keputusasaan (biasanya seperti roller coaster) musim ini adalah sesuatu yang lain. Tapi, saya menyaksikan pertandingan yang hebat ini untuk pertama kalinya, dan saya merasa damai," tulis Daniel.

Daniel sebelumnya tidak pernah melewatkan pertandingan Arsenal dari depan layar televisi di rumahnya di Swedia. Dia juga tiga pernah berpaling ke klub lain, meski prestasi Arsenal naik-turun dari waktu ke waktu.


 

Orang yang gemar teknologi

Sejak usia 14 tahun, Daniel memiliki bisnis sendiri. Dia merancang situs web dan mengajarkan teman-temannya bagaimana menggunakan Photoshop, serta seni pemrograman. Hebatnya, pada usia 16 dia menghasilkan uang lebih banyak dari penghasilan ayahnya yang mekanik, dan ibunya yang baby sister.

Meski tak memiliki gelar sarjana, pada 2008, Daniel meluncurkan aplikasi musik bernama Spotify. Saat ini, Spotify miliknya memiliki lebih dari 155 juta pelanggan dengan banyak yang membayar hampir Rp200.000 per bulan untuk layanan premium.

Dengan uang yang dia punya, Daniel melangsungkan pernikahan dengan seorang perempuan jelita bernama Sofia Levander pada 2016. Latarnya adalah Danau Como yang indah di Italia. Dalam acara itu, pendiri Facebook, Mark Zuckerberg dan istrinya Priscilla, serta seorang traveler Swedia, Johan Ernst Nilson, adalah termasuk beberapa tamu spesialnya.

Daniel juga mengundang Bruno Mars khusus untuk bernyanyi di momen spesial dalam hidupnya itu. Tapi, sebelum mempunyai istri, Daniel menjalani kehidupan mewah. "Membeli mobil sport, pergi ke klub malam mahal, menyemprot orang dengan sampanye dan hal-hal seperti itu," kata Daniel dalam sebuah kesempatan.

Tapi, sekarang, pada usia 38, dia lebih bertanggung jawab dengan uangnya. "Apa yang saya pelajari adalah bahwa itu bukan untuk saya dan, pada kenyataannya, saya merasa sangat kosong setelah melakukan itu," kata Daniel

Daniel sekarang adalah ayah dari dua putri cantik bernama Elissa dan Colinne. Alih-alih keluyuran, Daniel lebih suka menghabiskan waktunya bersama keluarga di rumah.

Dan, jika Daniel benar-benar mengambil alih Arsenal, bisa dipastikan waktunya di rumah bakal berkurang. Itu berarti Daniel akan lebih banyak duduk di kursi yang bagus dan mewah di Emirates Stadium, yang dibuat khusus untuknya, sambil mengawasi tingkah laku para pemain.

(atmaja wijaya/anda)

  • 0%Suka
  • 0%Lucu
  • 0%Sedih
  • 0%Kaget

Hasil Pertandingan Arsenal

Komentar

(500 Karakter Tersisa)

Foto

10 Foto Ada Hegerberg, Pemenang Ballon d'Or Wanita Pertama

Klasemen