Selamat Ulang Tahun!

Mengapa Gol Chalobah Lewat "Assist Tangan" Ruediger Sah? Ini Penjelasannya

"Banyak yang menilai itu handball. Tapi, menurut regulasi pertandingan tidak."

Analisis | 24 November 2021, 07:57
Mengapa Gol Chalobah Lewat "Assist Tangan" Ruediger Sah? Ini Penjelasannya

Libero.id - Chelsea berpesta empat gol tanpa balas ke gawang Juventus pada pertandingan lanjutan Liga Champions di Stamford Bridge, Rabu (24/11/2021) dini hari WIB. Salah satu golnya sempat menuai kontroversi karena bermula dari bola  yang mengenai tangan. 

Chelsea bermain solid saat menghadapi Juventus. The Blues membombardir jala Wojciech Szczesny sejak kick off. Trevoh Chalobah membuka keunggulan di menit 25. Lalu, dua gol lahir dari Reece James (55) dan Callum Hudson-Odoi (58) sebelum digenapi Timo Werner pada injury time.

Tapi, gol Chalobah sempat menuai kontroversi. Pasalnya, bola mengenai lengan Antonio Ruediger sebagai assist untuk Chalobah. Tapi, wasit mengesahkan gol tersebut dengan tidak menganggap Ruediger handball.

Mengapa? Itu karen aturan handball musim ini berubah, yang berarti gol Chelsea melawan Juventus tidak dianulir. Jika kejadian ini ada di musim lalu, hasilnya akan berbeda. Musim lalu peraturan menyatakan bahwa setiap sentuhan lengan dari pemain penyerang dalam persiapan untuk mencetak gol secara otomatis menyebabkan pelanggaran, baik disengaja atau tidak.

10 Pesepakbola Tercepat di Dunia Saat Ini

10 Pesepakbola Tercepat di Dunia Saat Ini

Aturan itu telah diubah International Football Association Board (IFAB) pada musim panas lalu. Jadi, itu sekarang hanya berlaku jika pemain yang mencetak gol melakukannya dengan tangan.

Dalam kejadian ini, terlihat bahwa Adrien Rabiot menjentikkan bola ke lengan Ruediger dari jarak dekat. Mantan bek AS Roma itu juga menyilangkan tangannya di dada. Jadi, bisa disimpulkan bahwa jika bola tidak mengenai tangannya, itu akan mengenai tubuhnya. 

Terlepas dari insiden itu, Chelsea benar-benar dominan dengan total 21 attempts dilepaskan, delapan di antaranya on goal. "Kami ingin terus bermain sabar sekaligus tidak lengah. Kami ingin meningkatkan ritme permainan dan intenstitas. Tidak mudah membuat peluang dan bikin gol. Tapi, kami membuatnya begitu banyak. Performa luar biasa dan hasil fantastis," ujar Thomas Tuchel, dilansir BBC Sport.

"Kami lebih tajam dibanding di Turin (laga pertama). Kami lebih berani mengambil risiko. Itu yang kurang di Turin. Anda tidak bisa menyerang mereka hanya dengan kontrol. Anda harus bisa penetrasi dan sering bergerak tanpa bola. Kami sangat bagus dan mencetak gol-gol yang cantik," pungkas pelatih Jerman itu.

(andri ananto/anda)




Hasil Pertandingan Chelsea


  • 0%Suka
  • 0%Lucu
  • 0%Sedih
  • 0%Kaget

Foto


Komentar

(500 Karakter Tersisa)
Sumber : https://www.youtube.com/watch?v=uZiDnSmspvE

Artikel Pilihan