Selamat Ulang Tahun!

Jersey Ketiga Terbaik dan Terburuk yang Pernah Ada di Klub Sepakbola Eropa

"Manchester United pernah tercatat mengalami keduanya."

Feature | 25 August 2021, 01:39
Jersey Ketiga Terbaik dan Terburuk yang Pernah Ada di Klub Sepakbola Eropa

Libero.id - Jersey klub sepakbola umumnya hanya populer untuk dua kategori, satu untuk laga kandang dan kedua diperuntukkan saat bermain tandang. Setiap klub sepakbola ternyata memiliki jersey ketiga yang juga digunakan ketika mereka bertugas. Bedanya dengan jersey yang lain, desain jersey ketiga sengaja dibuat lebih mencolok dan sangat berbeda dari jersey utama.

Desain jersey ketiga sengaja dibuat berbeda karena beberapa klub menggunakannya untuk keperluan komersial, sehingga tampilannya dibuat lebih mewah agar lebih menarik perhatian.

Namun, tidak semua jersey ketiga yang diproduksi memiliki tampilan yang bagus. Sebagian dari jersey tersebut justru nampak tidak menarik dengan desain yang membosankan, bahkan tidak jarang para penggemar mengkritik jersey ketiga klubnya sendiri.

Manchester City baru-baru ini menggemparkan publik di dunia maya ketika mereka memperkenalkan jersey ketiga mereka musim ini. Atasan berdesain Puma diejek oleh penggemar yang menjulukinya sebagai "perlengkapan ketiga terburuk yang pernah ada".

Ajax pun tidak mau ketinggalan, desain jersey ketiga mereka sukses menarik perhatian para penggemarnya. Mereka memilih atasan yang terinspirasi dari Bob Marley.

Berikut adalah daftar jersey ketiga terbaik dan terburuk yang pernah diperkenalkan oleh klub sepakbola di Benua Eropa.

10 Foto Estelle Bergkamp, Anak Dennis Bergkamp Pacar Pemain Cadangan MU

10 Foto Estelle Bergkamp, Anak Dennis Bergkamp Pacar Pemain Cadangan MU

Jersey Ketiga Paling Buruk

1. Manchester United (1992/1993)

Setan Merah memperkenalkan tampilan jersey ketiga mereka dengan nuansa tradisinal pada musim 1992/1993.

MU mulai berlaga dan berkiprah dalam dunia sepakbola sejak 1878. Mereka mengenakan jersey dengan balutan warna hijau dan emas yang terbelah di tengah baju mereka.

Tapi, untuk beberapa alasan konyol, para pemain dan Sir Alex Ferguson memutuskan untuk memakai kumis palsu sebagai gaya baru pada zaman itu.

2. Liverpool (2012/2013)

The Reds benar-benar tampil di luar standar biasanya dengan memperkenalkan jersey ketiga mereka di musim 2012/2013, bahkan Luis Suarez sempat menolak untuk mengenakan jersey tersebut.

Dibuat oleh Warrior Sports dengan kombinasi warna ungu dan oranye, pada awalnya jersey itu diharapkan menjadi pemandangan yang memanjakan mata.

Sebelum seragam Manchester City terbaru dipublikasikan, seragam milik The Reds pasti sukses menjadi jersey terburuk yang pernah ada.

3. Tottenham (2006/2007)

Coklat bukanlah warna yang cocok menggambarkan gelora semangat berolahraga. Alasannya jelas, karena coklat lebih cocok untuk branding makannan.

Tapi, Spurs pernah memilih jersey berwarna cokelat dengan garis-garis mencolok berwarna emas.
Desain jersey memalukan tersebut ternyata pernah mereka kenakan dalam pertandingan melawan Royal Artillery pada 1890.

4. Chelsea (2020/2021)

The Blues pantas bersyukur karena musim 2020-21 menjadi salah satu periode baik bagi tim London Barat, meskipun seragam ketiga mereka terlihat seperti sang rival, Crystal Palace.

Saat pertama kali tampilan jersey mereka bocor di dunia maya, penggemar Chelsea segera angkat suara di Twitter. Mereka mengkritik tajam desain aneh jersey ketiga The Blues tersebut.

Namun, setelah beberapa bulan pertama musim lalu, tepatnya ketika mereka tidak terkalahkan dalam empat pertandingan, Chelsea memakai jersey ketiga. Aura biru yang biasa menghiasi pemandangan The Blues seketika hilang ketika menggunakan jersey ketiga.

5. Manchester City (2020/2021)

Sempat gagal merancang desain ketiganya musim lalu, Manchester City nampaknya mendapat pelajaran berharga ketika memperkenalkan jersey ketiga musim ini. Tapi, ternyata tidak, jersey ketiga yang baru-baru ini diperkenalkan tidak kalah buruknya dengan pendahulunya.

Dalam penampilan sebelumnya mereka mengenakan jersey yang terinspirasi oleh adegan longgar 'Madchester', dengan Manchester diakui sebagai pusat budaya dan musik.

Alih-alih mengangkat kesan budaya dan musik tradisional, jersey ketiga The Citizens justru terlihat lebih seperti set gorden paisley dari tahun 1970-an.

Jersey Ketiga Terbaik

1. Roma (2019/2020)

Nampaknya Italia sebagai negara tetangga Prancis tidak kalah hebatnya ketika bicara tentang desain garmen, bahkan di dunia sepakbola. AS Roma sukses memperkenalkan desain jersey yang elegan dengan kesan antik dalam jersey ketiganya.

Roma menampilkan kesan antik di jersey ketiganya pada musim 2019/2020 dengan tampilan seragam di era 90-an yang didesain ulang lebih modern. Desain tersebut dibuat dengan brilian oleh Nike.

Lambang Roma klasik atau "Lupetto" (kepala serigala) ditampilkan pada jersey berwarna biru tua yang menampilkan kesan klub kelas dunia tersebut.

2. Manchester United (1993/1994)

Jersey berwarna hitam biasanya sulit untuk diterima, sebab kombinasi desain yang perlukan menjadi lebih rumit untuk mendapatkan tampilan elegan dengan kesan kekinian. Mereka seolah sulit menghindari kesan membosankan.

Namun, Setan Merah justru tampil keren seperti musim 1993/1994, meski jersey ketiga berbalutkan warna hitam. Rahasianya adalah pada trim emas dan biru yang dikombinasikan di atas jersey Setan Merah tersebut.

Seragam ikonik tersebut semakin dikenang dan tak terlupakan karena para pemain brilian yang memakainya. Pemain legenda selevel Eric Cantona juga mengenakan jersey ini.

3. Arsenal (2021/2022)

The Gunners mungkin terlihat berantakan di lapangan pada musim lalu dari segi performa dan permainan. Namun, mereka terlihat penuh gaya pada saat yang bersamaan karena desain jersey ketiga mereka yang sangat luar biasa musim ini.

Pekan lalu, saat The Gunners mengalami kekalahan telak dari Brentford, mereka memulai debutnya dengan jersey ketiga dengan pola zig zag berbalutkan warna biru.

Di bagian kerah terdapat logo 'Arsenal For Everyone' yang brilian untuk merayakan basis penggemar mereka yang beragam.

4. PSG (2018/2019)

Jersey ketiga terbaik lainnya adalah milik Paris Saint-Germain, sebuah jersey batch pertama kolaborasi dengan Nike Air Jordan. Jersey PSG nampak sangat elegan hingga bisa dibilang versi jersey terbaik yang pernah ada di tanah Eropa.

Seragam hitam itu menampilkan guratan perak tipis di tengahnya, sehingga menegaskan kesan elegan dengan kesan maskulin yang lebih tajam.

Tentu saja disematkannya logo Jordan dalan jersey ketiga PSG tersebut membuat mereka terlihat semakin keren. Bukan hanya salah satu kit ketiga terbaik, tetapi salah satu kit terbaik yang pernah ada.

5. Real Madrid (2014/2015)

Sejarawan yang meneliti perkembangan jersey klub sepakbola akan berpendapat jika ada desain jersey yang mampu menjadi pesaing PSG, maka jawabannya adalah desain jersey ketiga milik Real Madrid.

Diperkenalkan pada musim 2014/2015, Gareth Bale dan seluruh rekan setimnya mengenakan jersey berbalutkan warna hitam dengan strip khusus yang dirancang oleh desainer ternama Yohji Yamamoto.

Sebuah kerah yang disertakan dengan kancing dengan trim putih membuat jersey itu tampak berkelas. Cetakan naga di bagian depan menambah kesan maskulin yang semakin intens, sebuah jersey yang sangat cocok untuk sang juara Eropa saat itu.

Jika Anda memilikinya, berarti Anda telah memiliki barang antik yang pantas untuk dikoleksi. Penjual onlinenya bahkan bernilai sangat mahal sekarang, desain lawas bergaya kelas atas tersebut kini dibandrol dengan harga sekitar 350 pounds atau setara dengan Rp 6,8 juta.

(muhammad alkautsar/yul)




Hasil Pertandingan Manchester United


  • 0%Suka
  • 0%Lucu
  • 0%Sedih
  • 0%Kaget

Foto


Komentar

(500 Karakter Tersisa)
Sumber : https://www.youtube.com/watch?v=XA9cKdTvNb4

Artikel Pilihan