Momen Aneh di Laga PSM vs Persis, Bukti VAR Mendesak Digunakan

"Liga lawak ya begitu, wasitnya tidak paham dan tidak tegas wkwk..."

Viral | 06 March 2023, 01:15
Momen Aneh di Laga PSM vs Persis, Bukti VAR Mendesak Digunakan

Libero.id - Juku Eja, julukan PSM Makassar, meraih kemenangan di kandang ketika menjamu Persis Solo dalam ajang Liga 1 2022-2023 pekan ke-28. Mereka menang 3-2 atas tamunya.

Pertandingan PSM vs Persis Solo usai berlangsung di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare, Sulawesi Selatan, Minggu (5/3/2023) sore WIB.

Laskar Sambernyawa, julukan Persis, unggul pada babak pertama berkat gol Ryo Matsumura (33'). Akan tetapi, PSM mampu comeback pada babak kedua. PSM mencetak tiga gol lewat tiga pemain berbeda yaitu Yance Sayuri (62'), Wiljan Pluim (69'), dan Everton (77') pada babak kedua.

Sementara satu gol Persis Solo lainnya dibuat oleh Fernando Rodriguez (66') yang memanfaatkan umpan dari Ryo. Hasil PSM vs Persis Solo menunjukkan kedigdayaan Juku Eja, julukan PSM), sebagai pemuncak klasemen Liga 1 2022-2023. Juku Eja meraih delapan kali beruntun di Liga 1 2022-2023. Hebatnya lagi, mereka tak kalah dalam 14 laga terakhirnya.

PSM Makassar saat ini memimpin klasemen Liga 1 2022-2023 dengan raihan 62 poin dan unggul 10 poin dari Persib Bandung yang menempati posisi kedua.

Persis Solo tampil dominan pada babak pertama. Mereka mampu mengepung tim tuan rumah di area pertahanan. Penampilan Ryo Matsumura patut dipuji karena kreasinya membuat serangan. Sementara tuan rumah PSM Makassar sulit membangun serangan. Upaya mereka kerap berhenti di tengah jalan.

Kondisi yang berbeda itu membuat Persis mampu unggul lebih dulu berkat kerja sama Ryo Matsumura dengan Irfan Bachdim dekat dengan kotak penalti. Ryo dan Irfan melakukan umpan satu dua, Ryo mengakhirinya dengan sekali gocekan dan sepakan kaki kiri.

Sepakan akhirnya mendatar dan keras lurus mengarah tiang dekat tepat di depan sang pemain asal Jepang itu.

Pada menit ke-35 terjadi momen kontroversial Everton Nascimento dianggap offside oleh hakim garis.

Hal tersebut membuat babak pertama berakhir untuk keunggulan Persis.

Pada babak kedua, permainan lebih agresif. Pelatih PSM Makassar, Bernardo Tavares, membuat dua pergantian pemain yang membuat lini serang kian agresif. Bernardo Tavares memasukkan striker Ramadhan Sananta menggantikan gelandang Rasyid Bakrie untuk membantu everton di lini depan.

Otomatis, Wiljan Pluim sedikit ke belakang guna membangun serangan. Pergantian itu membuat jalannya pertandingan semakin seru. PSM berkali-kali berhasil menggertak. Namun, performa kiper Gianluca Pandeynuwu begitu gemilang, penyelamatannya begitu berharga. Upaya Juku Eja, julukan PSM, membuahkan hasil pada menit ke-62.

Bermula dari kesalahan Sulthon Fajar di tengah lapangan, bola direbut oleh Wiljan Pluim.

Wiljan kemudian mengirim umpan ke sebelah kanan di mana Yance Sayuri sudah berlari. Saat Yance mendapat bola, dia menggocek sekali dan menyepak dengan kaki kiri.

Skor kemudian imbang 1-1.

Sebelum gol dari Fernando Rodriguez di menit ke-66, sempat terjadi keputusan kontroversial saat tangkapan kiper Reza Arya Pratama sebenarnya sudah melewati garis gawang namun wasit menyatakan hal tersebut tidak offside.

Gol keempat dalam laga PSM vs Persis Solo tercipta pada menit ke-69. Juku Eja berhasil menyamakan kedudukan berkat sundulan Wiljan Pluim. Sundulan Wiljan Pluim sejatinya tidak tajam, tetapi mampu mengecoh kiper Gianluca. Skor imbang 2-2. PSM Makassar untuk kali pertama berhasil memimpin 3-2 sejak menit ke-77. Everton menjadi pahlawan tim Juku Eja.

Dia mencetak gol lewat kepalanya setelah menerima umpan dari Ramadhan Sananta. Skor tersebut bertahan hingga babak kedua berakhir. Juku Eja menang atas Laskar Sambernyawa.

(muflih miftahul kamal/muf)

Baca Berita yang lain di Google News




  • 0% Suka
  • 0% Lucu
  • 0% Sedih
  • 0% Kaget

Opini

(500 Karakter Tersisa)

Artikel Pilihan


Daun Media Network